3
Uppss.. maaf aku lupa

Lihatlah aku masih disini menemani kamu berdiri di atas rel kereta antara bogor jakarta, hahahahaha....(aku tertawa„)
Tenang saja aku pandangi wajah kamu saja disini, Santai saja kita masih disini dan tak kan jauh terpisah,
Hey,, 
Aku bertanya kenapa kamu menangis? 
Harusnya kan gembira dan ceria, lihat..aku saja tertawa, kenapa kau masih saja menangis, coba lihat lagi aku masih tertawa, hey lihat...lihatlah itu kereta datang, lokomotifnya semakin mendekat dan tampak begitu nyata, lihat kereta itu semakin cepet mendekati kita, ayo cepat kita berlari pergi dari sini, cepet lari, kamu nanti mati., cepat lari..
Kereta sudah berlalu pergi, dan ternyata kamu juga ikut menghilang„
hey tunggu!!! lihatlah ternyata masih tersisa, masih ada darah dan daging merah yang berserakan„
Uppss.. maaf aku lupa melepas tali yang mengikat kaki dan tanganmu di rel kereta...

Saat ini aku berdiri tegak di atas sebuah jurang yang curam, lihatlah aku tertawa,..
beberapa detik yang lalu kubawa kau turut serta berdiri disini, berpelukan di atas jurang ini.. Tenang saja ini hanya sebuah rekreasi yang sangat indah, kamu bilang mau yang seru dan menanntang.?
Sekaranglah saatnya ku ajak untuk terjun bebas melayang diudara, Seru banget kan? 
Tak usah takut, kamu tenang saja, tali pengamannya baik-baik saja kok, jangan khawatir karena dibawah itu air yang begitu bening, kalaupun jatuh pasti tak akan mati. Gimana, Seru bukan?
Supaya lebih seru lagi tutuplah matamu, 1..2..3.. Ayo... lompat!!!!!!
Tapi kenapa bunyi berdebum??? kenapa dibawah sana kamu terlihat seperti tercerai berai dari atas sini???
uppsss„ Maaf aku lupa.
Aku lupa mengikatkan tali pengamannya pada pohon itu, dan ternyata aku baru menyadari di bawah itu bukanlah air tapi batu.